Rabu, 17 Juni 2015

KECANTIKAN BIDADARI.

KECANTIKAN BIDADARI. 


Bidadari adalah salah satu nikmat terindah yang di sediakan Allah ta’ala bagi hamba-hambaNya yang beriman dan bertaqwa, mereka adalah gadis-gadis belia yang sebaya dan penuh pesona, hati-hati mereka dipenuhi rasa cinta yang mendalam kepada pasangan-pasangan mereka, mereka laksana mutiara yang terpelihara dan terjaga baik, tidak pernah disentuh oleh manusia maupun jin sebelumnya, kecantikan dan keelokan mereka tidak akan berkurang sepanjang masa, rasa cinta dan kesetiaan yang tertanam di dalam hati mereka akan tetap abadi selamanya, dan mereka adalah harta terbaik yang di anugerahkan Allah ta’ala kepada hamba-hambaNya. Didalam al-qur’an Allah menyebutkan berbagai macam keindahan dan keistimewaan para Bidadari Surga, yang membuat siapa saja membacanya akan berharap untuk segera berjumpa dan memadu kasih dengan mereka, dan diantara keistimewaan para Bidadari surga adalah: 1. Bidadari surga Adalah gadis-gadis yang yang baik dan cantik jelita; Allah ta’ala berfirman di dalam surat ar- Rahman: Artinya:“Di dalam Surga itu terdapat Bidadari-Bidadari yang baik-baik lagi jelita”. (ar-Rahman:70) Makna dari ayat di atas adalah: Bahwa Bidadari-bidadari Surga adalah para gadis yang baik akhlaknya, sifatnya, dan perangainya serta segala hal yang padaya disifati dengan kebaikan, disamping itu mereka juga cantik dalam parasnya, badannya, warna kulitnya, dan perawakannya serta segala hal yang padanya disifati dengan kecantikan, dan mereka semua berada dalam tingkat kemolekan dan kecantikan yang sangat baik dan sempurna, baik dalam hal fisik maupun akhlaknya. Di dalam al-Qur’an Allah ta’ala menyerupakan kecantikan dan keelokan para Bidadari dengan tiga hal, yaitu: - Bidadari-Bidadari Surga laksana permata Yaqut dan Marjan; Allah ta’ala berfirman: Artinya:” Seakan-akan mereka (para Bidadari) adalah permata Yaqut dan Marjan”. (ar_Rahman:58) Dalam ayat tersebut Allah menyerupakan beningnya para bidadari dengan permata yaqut yang benang di dalam permata tersebut bisa terlihat dari luarnya, karena itulah sumsum bertis para bidadari dinyatakan terlihat dari luar daging mereka , dan putihnya kulit mereka yang amat menawan diserupakan dengan putihnya permata marjan. Imam Bukhari meriwayatkan dalam shahihnya, dari Abu Hurairah, bahwa Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “rombongan pertama yang masuk surga laksana bulan purnama, dan rombongan setelah mereka laksana bintang yang bersinar terang di langit, hati mereka terpadu pada hati satu orang, tidak ada kebencian dan kedengkian diantara mereka, setiap orang dari mereka memiliki dua istri dari kalangan Bidadari yang sumsum tulang betisnya terlihat dari luar dagingnya”. (HR.Bukhari) - Bidadari-Bidadari Surga laksana mutiara yang tersimpan baik; Allah ta’ala berfirman: Artinya: ”Dan Bidadari-Bidadari yang bermata indah, laksana mutiara yang tersimpan baik”.(al-Waaqi’ah:22-23) Dalam ayat diatas Allah ta’ala menyerupakan kebeningan, keputihan, dan kecantikan, para Bidadari dengan mutiara yang tersimpan baik, mereka berkilau dan bersinar bagaikan mutiara yang belum pernah terpengaruh oleh perubahan waktu dan belum pernah terjamah oleh tangan-tangan manusia. Dan di dalam hadist yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:”andai salah seorang dari perempuan penghuni surga muncul ke Bumi niscaya ia akan menyinari apa-apa yang ada diantara keduanya (Bumi dan langit) bahkan ia akan memenuhi keduanya dengan wangi yang semerbak, dan sungguh kerudung diatas kepalanya lebih baik dari dunia dan seisinya”.(HR.Bukhari) - Bidadari-Bidadari surga laksana telur yag tersimpan baik; Allah ta’ala berfirman: Artinya: ”Dan disisi mereka ada (Bidadari- Bidadari) yang bermata indah dan membatasi pandangan, seakan-akan mereka adalah telur yang tersimpan baik”.(ash- Shaaffat:48-49) Sa’id Ibn Jubair berpendapat: putihnya para Bidadari tersebut diserupakan dengan bagian dalam telur yang ada dibalik cangkangnya yang tidak pernah tersentuh tangan manusia. Adapun Ibn Abbas berkata: (maknanya adalah) seakan-akan mereka berada dalam telur yang tersimpan . 2. Para Bidadari adalah gadis-gadis yang suci dari segala kekurangan; Allah ta’ala berfirman: Artinya: ”Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebaikan kelak akan kami masukkan ke dalam Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai mereka kekal di dalamnya, disana mereka memperoleh pasangan-pasangan yang suci, dan kami tempatkan mereka pada tempat yang teduh lagi nyaman’.(QS.an-Nisa’:57) Maknanya adalah: bahwa bidadari-Bidadari surga terbebas dari haid, nifas, kencing, berak, kentut, upil, berdahak, beringus dan dari segala hal yang merupakan kekurangan yang terdapat pada wanita dunia. 3. Para Bidadari adalah gadis-gadis perawan dan sebaya umurnya; Allah ta’ala berfirman: Artinya:”kami menciptakan (Bidadari- Bidadari) secara lansung lalu kami jadikan mereka perawan-perawan yang penuh cinta dan sebaya umurnya”.( QS.al- Waaqi’ah:35-37) Maksudnya adalah bahwa mereka para Bidadari Surga adalah gadis-gadis yang sebaya dan perawan, belum pernah terjamah oleh manusia maupun jin sebelumnya (suami mereka). 4. Para Bidadari adalah wanita yang menundukkan pandangan; Allah ta’ala berfirman: Artinya:”Dan disamping mereka ada Bidadari-Bidadari yang tidak liar pandangannya”.(QS.Shad:52) Maksudnya adalah para bidadari selalu menundukkan pandangan mereka, sehingga tidak melihat kecuali kepada pasangan- pasangan mereka, dan hal ini tentu berbeda jauh dengan kondisi para wanita dunia yang terlampau mudah untuk mengumbar pandangan mereka kepada lawan jenis selain suami mereka. 5. Para Bidadari Surga bernyanyi untuk suami mereka; Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sungguh istri-istri para penghuni surga akan bernyanyi untuk suami-suami mereka dengan suara terindah yang belum pernah di dengar oleh seorangpun, diantara nyayian mereka adalah “kami adalah Bidadari-Bidadari yang elok rupa menjadi istri bagi kaum mulia dan kami melihat dengan mata yang jelita “, dan diantara nyayian mereka pula adalah ‘kami adalah Bidadari-Bidadari yang kekal selama- lamanya, dan karenanya tidak ada mati baginya, Kami adalah Bidadari-Bidadari yang menentramkan, dan karenanya kami tidak akan memberikan kekhawatiran kepadanya, Kami adalah Bidadari-Bidadari yang menetap untuknya, karena itu tidak akan pergi meninggalkannya’”(HR.ath-Thabrani, dan dishahihkan oleh Al-bani dalam shahiihul jaami’). Itulah sebagian sifat dan keistimewaan para Bidadari yang Disebutkan oleh Allah ta’ala dalam kitabNya serta melalui lisan RasulNya Sallallahu ‘alaihi wasallam, semoga dengan mengetahuinya akan membuat kita semakin termotivasi untuk selalu meningkatkan ketaatan kepada Allah ta’ala, dan akhirnya kita memohon kepada Allah ta’ala agar memgumpulkan kita di dalam SurgaNya yang tinggi dan dipenuhi dengan bebargai macam kenikmatan

1 komentar:

  1. 082313481643 msuk di WA ini untuk mendapatkan pesugihan,mantra kebal, pelet, pelancar bisnis

    BalasHapus