Sabtu, 27 Juni 2015

BAHAGIA ITU SEDERHANA. BENARKAH???

BAHAGIA ITU SEDERHANA. BENARKAH???

Aku adalah perempuan yang selalu berpikir bahwa hidup ini adalah pindah dari satu ujian ke ujian yang lain, pindah dari satu masalah ke masalah yang lain, dan pindah dari satu hikmah ke hikmah yang lain, yang berarti bahwa setiap tingkatan kehidupan itu pasti ada ujiannya, untuk menjadi sabar aku harus merasakan marah, untuk menjadi ikhlas aku harus rela kehilangan apa-apa yang kucintai, untuk mencapai level tawakal aku harus dihempaskan oleh keadaan dimana semua doa ditunda untuk dikabulkan.Semua yang terjadi di kehidupan ini mengandung hikmah dan pelajaran berharga.Tidak ada yang terjadi tanpa sepengetahuan-Nya. Semua cerita memiliki kisah, semua kisah memiliki akhir, dan akhir itu bisa mengawali kebahagiaan...Kamu tahu? Terkadang sebagian orang berpikir bahwa kebahagiaan itu harus diraih dengan segala cara dan pengorbanan yang berat. Tapi sebagian dari mereka berpikir bahagia itu tidak selamanya sulit untuk diraih. Bahagia itu sederhana ketika kita bisa menganggap hal sekecil apapun dalam hidup ini merupakan secuil kebahagiaan yang diberikan Sang Pencipta. Tapi tak semudah itu juga. Mereka bahkan saya pun terkadang terlalu angkuh untuk mengakui bahwa bahagia itu sederhana.Ketika aku melintasi jalan dan melihat anak kecil yang polos, jujur dan apa adanya.. yang bisa berkata jujur tanpa beban, mengatakan semua hal yang ada dipikirannya,  tidak menutupi apapun, menangis, bahagia tanpa beban.. Kita bahagia melihat hal itu, dan kita ingin seperti mereka.. Bisakah?Ketika semua masalah yang terjadi bertubi-tubi datang menghampiri dan terselesaikan dengan baik, ya , untuk sesaat kita bisa bahagia..Ketika orang-orang yang kita sayangi bahagia, bahagia karena kita, tersenyum untuk kita.. bahagia melihat kita sukses... Itulah kebahagiaan yang paling besar yang ada dimuka bumi ini..Kebahagian orang-orang yang kita sayang adalah kebahagiaan terbesar dalam hidup kita.. Bahagia melihat mereka bahagia, serasa ingin menghentikan waktu dan terlarut dalam kehangatan itu..Ketika kita menutup mata, menghirup udara secara perlahan dan melepaskan semua penat sejenak.. Dan ketika kita melihat hamparan langit biru dan percikan awan yang menyejukkan mata, menenangkan, kita merasakan kebahagiaan, kebahagiaan hidup yang telah diberikan oleh Sang Pencipta.. Yang menciptakan sosok kuat dan tangguh, dan itu kita :) Dan saat itulah kita merasa lupa bersyukur, bersyukur untuk hal-hal kecil, bersyukur untuk semua nikmat yang telah diberikan-Nya, bersyukur terhadap kehidupan yang penuh liku..

Terkadang kebahagiaan itu berliku tapi
terkadang juga itu sederhana. Dibalik lika
liku kehidupan, selalu terselip bahagia Ya,
semuanya tergantung kita…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar